Jurnal Teknika Akademi Teknologi Warga Surakarta

Reset

Edisi 2, Nomor 2
Judul APLIKASI PORT SERIAL SEBAGAI PENGATUR SOLENIODE UNTUK MENGGANTIKAN KARTU DOBBY PADA PEMBUATAN MOTIF PERTENUNAN
Penulis Budi Nugroho1) dan Lujeng Widodo2) 2) ( Jurusan Teknik Kimia/Progdi. Teknik Tekstil, AT. Warga Surakarta )
Abstrak

The making of motifs absolutely important in making cloth. The process of making cloth is called as textile mill. In this phase, there is a plait making ( structure design ). Pagging plan is one of the motif making methods by programming card appropriate to a certain motif. And this method takes more time, power and cost. The signal, the computer covers 16 patterns (shape) into two binary numbers, eight bite (Y1 & Y2) by detecting shape color. On the whole, this program is very useful to facilitate the cloth pattern design.

Key words : Microcontroller, Dobby Card, Solenoid, Serial Port

Paper 2 - 2 PDF
Edisi 2, Nomor 1
Judul PERBANDINGAN BENTUK SPESIMEN BAJA POROS TERHADAP KEKUATAN LELAH PADA PEMBEBANAN LENTUR PUTAR
Penulis Martinus Heru Palmiyanti1) dan Heri Kustanto2) 1), 2), Jurusan Teknik Mesin, AT. Warga Surakarta
Abstrak

The object of the research refered to the noth comparison of axis stell to the fatique on the flexible-rotating bending. This specimen was in the form of axis steel, with 0,5 percent carbon. The notch-V and -U on the specimens were made for creating stress concentration. On this basis, the price of the stress concentrations for each notch was analyzed using the element method that helped with CATIA program. The examinations that had been conducted cover the extract static test and the flexible-rotating fatique test. On this research, writers focused on the examinations result and the form of axis steel specimens fracture, with the notch-V and notch-U, which presented in the form of S-N graph. In addition, based on the profile fracture from it could be concluded that at the same nominal bending, if tended of spread averagely. Finnaly, the result of the flexible-rotating bending of the notch-V and notch-U specimens showed the similarity in the forming pattern of the early fracture, the spreading pattern and in the statically fragmeny pattern.

Key words : Fatique, Notch, Stress Concentration

Paper 2 - 1 PDF
Edisi 1, Nomor 5
Judul ANALISIS KERUGIAN HEAD PADA INSTALASI POMPA TUNGGAL DENGAN FLUIDA AIR DAN AIR DETERJEN
Penulis Heri Kustanto ( Laboratorium Mesin Fluida, Jurusan Teknik Mesin AT. Warga Surakarta )
Abstrak

Berbagai masalah dalam operasi peralatan pompa yang harus diperhatikan adalah berkaitan dengan head dan qapacity yang dihasilkan. Apabila fluida yang digunakan mempunyai viskositas yang berbeda - beda, maka akan mempengaruhi kerugian head sehingga tidak selalu dapat digunakan untuk pemompaan.

Permasalahan yang terjadi adalah bagaimana memaksimalkan fungsi pompa agar dapat digunakan untuk meminimalkan kerugian - kerugian yang timbul terhadap karakteristik pompa terutama pada pompa sentrifugal. Penelitian kerugian aliran pada instalasi pompa tunggal bertujuan untuk menganalisa pengaruh viskositas air dan air deterjen terhadap kerugian - kerugian aliran yang timbul. Kebanyakan didalam dunia industry yang kebanyakan menggunakan fluida cair banyak menggunakan pompa jenis ini, dikarenakan perawatan yang mudah dan tidak memerlukan keahlian khusus dalam menjalankannya, tetapi perlu diingat pompa ini digunakan untuk fluida yang mempunyai kekentalan terendah.

Hasil penelitian menunjukkan viscositas air deterjen sebesar 1.1689 x 106m2/s. Kerugian head fluida air pada putaran katup teruka pebuh, ditutup 1/4, ditutup 1/2, dan ditutup 3/4 masing - masing adalah 0.0648; 0.0503; 0.0303 dan 0.0037 m. Sedangkan pada fluida air deterjen kerugian head pada putaran katup terbuka penuh, ditutup 1/4, ditutup 1/2; dan ditutup 3/4, masing - masing adalah 0.0604; 0.0479; 0.0251 dan 0.0032 m. Berdasarkan analisis pda fluida air dan air deterjen, kerugian head terendah terjadi pada putaran katup ditutup  yaitu 0.0037 m dan 0.0032, karena kecepatan alirannya kecil yaitu 0.18 m/s. Sedangkan 3/4 pada putaran terbuka penuh besarnya kerugian head adalah 0.0648 m dan merupakan kerugian head terbesar dibandingkan putaran hidup yang lain. Hal ini mengakibatkan aliran fluida menjadi tidak lancar.

Keywordi : Viscosita, Qapacity, head, Fluida.

Paper 1 - 5 PDF
Edisi 1, Nomor 4
Judul MODIFIKASI PEMBUATAN BENANG TEKSTUR PLOLYESTER
Penulis Lujeng Widodo dan Didik AW. (Jurusan Teknik Kimia AT. Warga Surakarta)
Abstrak

Teknologi yang dapat bertahan harus bersifat kontinyu antara lain serta synthesis yang dibuat menyerupai natural.S erat sintesis yang paling banyak digunakan yaitu Polyeste. Polyester dibuat dari Asam Tereftalat dan Etilin Glikol menghasilkan Chips. Chips diproses pada Melting Spinning menjadi benang mentah UDY. UDY dengan Proses Teksturing konvensional menghasilkan FOY, namun dikembangkan menjadi POY. Pada Perkembangan Teksturising dapat memfariasii FOY dan POY menghasilkan benang dengan karakter yang bervariasi pula.

Key words : Polyester, tekstur, FOY, POY

Paper 1 - 4 PDF
Edisi 1, Nomor 3
Judul SETTING PARAMETER OPTIMAL PADA RODA GIGI FCD 45/50 DENGAN METODE TAGUCHI DI PT. ANEKA ADHILOGAM KARYA, KLATEN
Penulis Ary Kustiani, Fakultas Universitas Setia Budi Surakarta Musabbikhah ( mus_a2002@yahoo.com ), Jurusan Teknik Mesin A.T. Warga Ska Munifah, Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta
Abstrak

Pengujian kekerasan Brinell merupakan salah satu pengujian kekerasan untuk menentukan kualitas roda gigi FCD 45/50 yang dihasilkan oleh industry pengecoran yaitu PT. Aneka Adhilogam Karya, Klaten. Penanganan dan pengelolaan industry logam khususnya di daerah Ceper, Klaten masih dilakukan secara sederhana. Di daerah sentra industry ini terdapat lebih dari 200 unit usaha pengecoran berskala besar maupun kecil. Dalam pembuatan roda gigi ini diperlukan setting parameter yang tepat, agar kualitas roda gigi yang dihasilkan meningkat. Metode yang digunakan untuk menentukan setting parameter yang tepat adalah Taguchi.

Dalam penelitian ini terdiri 4 variabel bebas masing - masing 2 level factor yaitu komposisi carbon baja, ( 0,25% dan 0,5%), komposisi carbon besi ( 2% dan 2,5% ), temperature ( 1.5500C dan 1.5700C), serta inokulan ( 0,1% dan o,3% ). Variabel responnya adalah kekerasan Brinell, adapun karakteristik kualitas yang digunakan adalah nominal the better.

Hasil penelitian menunjukkan nilai taksiran optimum kekerasan Brinell sebesar 46,154 kg/cm2 dengan parameter A2B2C2D2 yaitu komposisi carbon baja 0.25%; komposisi carbon besi 2.5%, temperature 1.5700C dan inokulan 0.3%. Nilai Capabilitas Process (Cp) pada kekerasan Brinell meningkat dari 1,00 menjadi 2,506. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembuatan roda gigi FCD 45/50 di PT.A neka Adhilogam Karya, Klaten sanga capable karena nilai Cp>1,33 diiringi peningkatan nilai CPk dari 0,489 menjadi 2.506. Berdasarkan hasil percobaan konfirmasi terjadi peningkatan S/N pada kekerasan Brinell sebesar 5,711%.

Key words : Kekerasan Brinell, S/N, Cp, Taguchi

Paper 1 - 3 PDF